--> Kenormalan Baru, Mengembalikan Gentong di Depan Rumah? | Kandank Warak

Kenormalan Baru, Mengembalikan Gentong di Depan Rumah?

Dalam panduan kesehatan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan secara resmi ketika memasuki kenormalan baru, salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan.

Selalu ada gentong atau padasan di depan rumah agar ketika masuk rumah tak membawa sawan. (foto: Liputan6.com/FB)

Mari menyoal sesuatu yang disebut new normal. Ada yang menerjemahkan sebagai kenormalan baru, ada pula yang sederhana menyebut normal baru.

Dalam panduan kesehatan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan secara resmi ketika memasuki kenormalan baru, salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan. Jauh sebelum ini, sebenarnya gerakan cuci tangan sudah berumur ratusan atau mungkin ribuan tahun.

Menurut ketua Lembaga Seni Budaya Jawa Tengah (Lesbumi Jateng), Lukni An Nairi, saat kecil ia sering jalan kaki menyusuri desa-desa dan melewati rumah-rumah.

“Dengan sangat mudah menemukan gentong kecil di depan atau di samping rumah penduduk yang saya lewati. Setidaknya berupa padasan yang umum. Entahlah mungkin asal katanya dari kata tempat menghilangkan hadas kecil,” kata Lukni, Kamis (11/06/2020).

Pada masa itu, keberadaan gentong kecil atau kendi di depan rumah orang-orang ini sangat berguna. Biasanya berfungsi untuk mencuci muka dan mencuci kaki sebelum masuk rumah bagi para tamu. Kebiasaan ini entah dimulai sejak kapan. Bisa jadi sejak masa pandemi 1919, bisa jadi sejak masa Mataram Islam, atau bahkan bisa jadi sudah menjadi tradisi sejak sebelum masa itu.

“Yang jelas dulu kan banyak petani. Jadi pulang dan masuk rumah kan enggak mungkin dalam kondisi kotor. Itu tak disebut normal baru saat itu,” kata Lukni.

Sementara itu, peneliti budaya dari Yayasan Cahaya Nusantara, Hangno Hartono, menyebut dalam semesta orang Jawa, kebiasaan mencuci tangan dan kaki itu bertujuan agar saat masuk ke rumah tidak membawa “sawan” . Istilah “sawan” Ini sendiri juga tidak terlalu jelas pengertiannya.

“Sawan adalah sesuatu dari semesta. Kadang tidak masuk akal, tetapi bisa pula karena akal dan pengetahuan kita yang belum sampai ke sana,” kata Hangno.

Menurut dia, masyarakat memiliki budaya kebersihan sejak dahulu kala. Sebelum orang-orang Barat menemukan tissue sekali pakai yang kemudian menjadi sampah lingkungan itu. Tak ada perilaku normal yang benar-benar baru. Semua hanya siklus.

Saat ini untuk menemukan gentong kecil berlubang atau padasan di rumah-rumah orang desa (apalagi di kota) sudah sangat sulit. Lukni menyoroti bahwa kebiasaan mencuci tangan bukanlah kebiasaan baru. Jadi menjadi lucu jika kebiasaan baru itu dianggap sebagai kenormalan baru.

“Di masyarakat Samin atau sedulur sikep, upaya menolak pembangunan pabrik semen sebenarnya adalah upaya menjaga keseimbangan alam. Dan pandemi sangat terkait dengan keseimbangan tersebut,” katanya.

Dari penjelasan Lukni tersebutkita bisa merunut, 21 April 2020, masyarakat Samin menyampaikan sikap yang menekankan perlunya tindak perusakan alam dihentikan. Seharusnya, proses pembangunan pabrik semen di dekat desa mereka dihentikan. Wabah ini datang, menurut sedulur sikep merupakan bagian dari proses menata kembali alam semesta.

Masyarakat sedulur sikep percaya bumi memberikan kehidupan. Menjadi tugas manusia menjaga kelestariannya dan menjaga kehidupan untuk masa depan.

Sementara itu penggunaan hand sanitizer sebagai salah satu pranata kenormalan baru juga dianggap sebagai tradisi kuno. Jauh sebelum pandemi covid-19, masyarakat Nusantara sudah memiliki jerami bakar yang digunakan untuk hand sanitizer.

Hangno Hartono menyebut bahwa tentu saja ada pengetahuan lain yang juga berfungsi sebagai obat, sekaligus juga menciptakan keseimbangan alam. Dalam tradisi Bali ada dua upaya melawan pandemi, yakni sekala dan niskala.

“Sekala adalah sesuatu yang tampak dan dikerjakan. Niskala adalah merawat sesuatu yang tidak tampak. Karena hakekatnya semesta ini dihuni bukan hanya manusia, namun juga makhluk lain,” katanya.

Diberikan contoh bahwa mencuci tangan, mengenakan penutup mulut, menjaga jarak adalah upaya yang terlihat menyesuaikan kemampuan pengetahuan adalah tindakan sekala. Namun, langkah ritual dan langkah lain yang bersifat spiritual adalah niskala.

Menurut Hangno, ada konsep community-based natural resource management di sejumlah negara Afrika. Program ini antara lain berupa upaya menjaga kesehatan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada di sekitarnya. Terbukti, konsep tersebut berhasil menciptakan masyarakat adat yang lebih sehat.

“Dalam situasi wabah, di mana promosi kesehatan menjadi sesuatu yang penting, kekayaan adat ini harus digali kembali jika memang memberikan hasil positif,” katanya. (Sumber: liputan6.com)
Nama

agus munif,2,ajaran sunan kalijaga,1,aktual,79,alfin hidayat,4,alissa wahid,1,amerika,1,ananta damarjati,1,anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn),1,anies baswedan,4,anthony budiawan,1,antik,1,awalil rizky,5,barisan nusantara,3,batik,1,beta wijaya,2,biografi,3,brandal lokajaya,2,budaya,6,budaya semarang,1,budayawan semarang,1,buku,2,buku ekonomi,1,buku gratis,2,buku sosiologi,1,buya hamka,1,cak nun,2,cengengesan,3,cerpen,2,chairil anwar,1,cheng ho,2,china,1,cuci tangan,1,dangdut koplo,1,demokrasi,1,djawahir muhammad,2,ebook gratis,2,edhie prayitno ige,4,eko tunas,11,ekonomi,5,ekonomi syariah,1,ensiklopedia,3,estetika,1,fundamental ekonomi,1,Galileo Galilei,1,gambang syafaat,1,gentong,1,germas berkat,1,gonam aqiqah,1,guru online erlangga,1,gusdurian,1,gusdurian peduli,1,hafidz,1,Hans Lippershey,1,hate speech,1,herman sinung janutama,1,hersubeno arief,3,idul fitri,1,iktikaf di masjid,1,islam nusantara,1,isra miraj nabi muhammad,1,jahe,1,jakarta,2,jokowi,2,kabar kami,7,kandank warak,1,kapitalisme,1,kelenteng sam po kong,1,ken arok,1,kentongan,1,keris,1,keris empu gandring,1,kesehatan,1,ketua rt,1,kh hasyim asyari,1,khazanah,12,kisah,1,kolom,41,komisi pemberantasn korupsi,1,kongkow,15,kontes guru online,1,koperasi,1,korupsi,1,krisis ekonomi,2,krisis masker,1,krl commuter line,1,lifestyle,1,lockdown,2,luhut binsar panjaitan,1,lukman wibowo,4,lukni an nairi,5,makrifat,1,malam nisfu syaban,2,manuskrip tuhan,1,martin suryajaya,1,masker,1,maulid al barzanji,1,mbohlah,1,mh rahmat,2,mohammad hatta,1,mudik,2,nabi sulaiman,1,najwa shihab,1,nelson mandela,1,new normal,1,ngaji,7,ngesti pandawa,1,nikmat yang kamu dustakan,1,ninik ambarwati,1,nuzulul quran,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,orde baru,1,pandawa,1,partai komunis indonesia,1,pasar johar,1,pcnu kota semarang,1,pelukis,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,penerbit erlangga,1,pengurus rt,1,pepatah jawa,1,pertumbuhan ekonomi 5 persen,1,politik,5,pondok pesantren,2,profil,1,puasa,2,publikasi,2,puisi,6,puisi idul fitri,1,puisi puasa,1,punakawan,1,raden saleh,1,ramadan,3,reformasi,1,rung guru,1,santet,1,santri,1,sastra,8,sastra semarang,1,semut,1,sinkretisme agama,1,slamet unggul,1,social distancing,1,sosialisme,1,sosiologi,1,sunan kalijaga,4,sus s hardjono,1,syahrul efendi dasopang,1,syarief bustaman,1,syekh siti jenar,1,tafsir,1,tasawuf,1,teleskop,1,togel semarang,1,toko buku online,1,toko online,1,tony rosyid,3,umbu landu,1,usaha mikro kecil menengah (umkm),1,virus corona,15,wardjito soeharso,1,warung angkringan,1,watak orang semarang,1,work from home,1,yahudi,1,yusdi usman,2,
ltr
item
Kandank Warak: Kenormalan Baru, Mengembalikan Gentong di Depan Rumah?
Kenormalan Baru, Mengembalikan Gentong di Depan Rumah?
Dalam panduan kesehatan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan secara resmi ketika memasuki kenormalan baru, salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan.
https://1.bp.blogspot.com/--DmMlAyFgTs/XviQl5qDgcI/AAAAAAAAAr4/tMbb5cXdtzM80DvjVVJJWsT1onmUVYTwQCLcBGAsYHQ/s400/gentong%2Bdepan%2Brumah.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/--DmMlAyFgTs/XviQl5qDgcI/AAAAAAAAAr4/tMbb5cXdtzM80DvjVVJJWsT1onmUVYTwQCLcBGAsYHQ/s72-c/gentong%2Bdepan%2Brumah.jpeg
Kandank Warak
https://www.kandankwarak.com/2020/06/kenormalan-baru-mengembalikan-gentong.html
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/2020/06/kenormalan-baru-mengembalikan-gentong.html
true
1305108734588655101
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy