--> Kekacauan Data! Perlindungan Sosial Diklaim Menjangkau 40% Masyarakat Bawah | Kandank Warak

Kekacauan Data! Perlindungan Sosial Diklaim Menjangkau 40% Masyarakat Bawah

Tentu ketidakakuratan hingga beberapa puluh ribu orang bisa dimaklumi. Namun jika "kekacauan data" hanya dapat diartikan bahwa program sebelumnya pun berlangsung tidak tepat sasaran.

Awalil Rizky

Oleh: Awalil Rizky



KANDANK WARAK - Pemerintah mengatakan (dokumen KEM PPKF 2021 yang disampaikan kepada DPR 12 Mei 2020) bahwa konsep dasar perlindungan sosial selama ini mencakup tiga hal. Yaitu bantuan sosial (Bansos), jaminan sosial (Jamsos) serta jaring pengaman sosial (social safety net). 

Bansos berfokus pada masyarakat miskin dan rentan (Bottom 40) dengan sumber dana dari Pemerintah (Non-Contributory System). Program bansos di Indonesia yang berikan oleh pemerintah pusat mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Program Indonesia Pintar, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Bantuan Iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional, serta asistensi untuk penduduk usia lanjut dan disabilitas.

Jamsos berfokus pada seluruh penduduk atau pekerja dengan sumber dana dari individu atau pemberi kerja (Contributory System). Mencakup program Jaminan Kesehatan Nasional untuk seluruh penduduk yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan program Jaminan Ketenagakerjaan (Jaminan Kematian, Kecelakaan Kerja, Hari Tua, dan Pensiun) seluruh pekerja yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Saat ini, Jaminan Ketenagakerjaan untuk PNS dan TNI/Polri masih dikelola oleh PT Taspen dan PT Asabri.

Program jaring pengaman sosial esensinya program yang disiapkan untuk melindungi masyarakat miskin dan rentan dari kemunduran sosial akibat goncangan perekonomian atau bencana.

Nota Keuangan dan APBN 2020 melaporkan tentang alokasi anggaran dan jumlah orang atau keluarga yang terjangkau program selama beberapa tahun dan rencananya pada tahun 2020. Tentang sasaran disebut berdasar Basis Data Terpadu.

Data terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak mampu telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Sosial. Pengelolaan data terpadu Kesejahteraan ditetapkan melalui Permensos. Nota Keuangan dan APBN 2020 menyebut  99.359.312 orang.


Gambar disalin dari Nota Keuangan APBN 2020 dan KEM PPKF 2021
Tampak yang dipakai adalah konsep 40% terbawah (99 juta orang), sedang penduduk miskin hanya 9,41% (25 juta orang, Maret 2019). Bisa dikatakan mereka yang kini terdampak pandemi, meski sebelumnya berstatus tidak miskin, masuk pada ketegori itu. Dan secara jelas dikatakan dalam Kepmensos dan Permensos bahwa yang 99 juta orang itu terdata by name by address.

Tentu ketidakakuratan hingga beberapa puluh ribu orang bisa dimaklumi. Namun jika "kekacauan data" hanya dapat diartikan bahwa program sebelumnya pun berlangsung tidak tepat sasaran.

Pandemi Covid-19 hanya mengungkapkan bahwa ada soalan besar pada program perlindungan sosial yang dialokasikan anggaran sebesar Rp372,5 triliun pada APBN 2020. Dan akan ditambah Rp110 T karena pandemi.

Pandemi seharusnya menjadi momentum perubahan mendasar dalam pengelolaan negeri. 
Nama

agus munif,2,ajaran sunan kalijaga,1,aktual,80,alfin hidayat,4,alissa wahid,1,amerika,1,ananta damarjati,1,anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn),1,anies baswedan,4,anthony budiawan,1,antik,1,awalil rizky,5,barisan nusantara,3,batik,1,beta wijaya,2,biografi,3,brandal lokajaya,2,budaya,6,budaya semarang,1,budayawan semarang,1,buku,2,buku ekonomi,1,buku gratis,2,buku sosiologi,1,buya hamka,1,cak nun,2,cengengesan,3,cerpen,2,chairil anwar,1,cheng ho,2,china,1,cuci tangan,1,dangdut koplo,1,demokrasi,1,djawahir muhammad,2,ebook gratis,2,edhie prayitno ige,4,eko tunas,11,ekonomi,5,ekonomi syariah,1,ensiklopedia,3,estetika,1,fundamental ekonomi,1,Galileo Galilei,1,gambang syafaat,1,gentong,1,germas berkat,1,gonam aqiqah,1,guru online erlangga,1,gusdurian,1,gusdurian peduli,1,hafidz,1,Hans Lippershey,1,hate speech,1,herman sinung janutama,1,hersubeno arief,3,idul fitri,1,iktikaf di masjid,1,islam nusantara,1,isra miraj nabi muhammad,1,jahe,1,jakarta,2,jokowi,2,kabar kami,7,kandank warak,1,kapitalisme,1,kelenteng sam po kong,1,ken arok,1,kentongan,1,keris,1,keris empu gandring,1,kesehatan,1,ketua rt,1,kh hasyim asyari,1,khazanah,12,kisah,1,kolom,41,komisi pemberantasn korupsi,1,kongkow,15,kontes guru online,1,koperasi,1,korupsi,1,krisis ekonomi,2,krisis masker,1,krl commuter line,1,lifestyle,1,lockdown,2,luhut binsar panjaitan,1,lukman wibowo,4,lukni an nairi,5,makrifat,1,malam nisfu syaban,2,manuskrip tuhan,1,martin suryajaya,1,masker,1,maulid al barzanji,1,mbohlah,1,mh rahmat,2,mohammad hatta,1,mudik,2,nabi sulaiman,1,najwa shihab,1,nelson mandela,1,new normal,1,ngaji,7,ngesti pandawa,1,nikmat yang kamu dustakan,1,ninik ambarwati,1,nuzulul quran,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,orde baru,1,pandawa,1,partai komunis indonesia,1,pasar johar,1,pcnu kota semarang,1,pelukis,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,penerbit erlangga,1,pengurus rt,1,pepatah jawa,1,pertumbuhan ekonomi 5 persen,1,politik,5,pondok pesantren,2,profil,1,puasa,2,publikasi,2,puisi,6,puisi idul fitri,1,puisi puasa,1,punakawan,1,raden saleh,1,ramadan,3,reformasi,1,rung guru,1,santet,1,santri,1,sastra,8,sastra semarang,1,semut,1,sinkretisme agama,1,slamet unggul,1,social distancing,1,sosialisme,1,sosiologi,1,sunan kalijaga,4,sus s hardjono,1,syahrul efendi dasopang,1,syarief bustaman,1,syekh siti jenar,1,tafsir,1,tasawuf,1,teleskop,1,togel semarang,1,toko buku online,1,toko online,1,tony rosyid,3,umbu landu,1,usaha mikro kecil menengah (umkm),1,virus corona,15,wardjito soeharso,1,warung angkringan,1,watak orang semarang,1,work from home,1,yahudi,1,yusdi usman,2,
ltr
item
Kandank Warak: Kekacauan Data! Perlindungan Sosial Diklaim Menjangkau 40% Masyarakat Bawah
Kekacauan Data! Perlindungan Sosial Diklaim Menjangkau 40% Masyarakat Bawah
Tentu ketidakakuratan hingga beberapa puluh ribu orang bisa dimaklumi. Namun jika "kekacauan data" hanya dapat diartikan bahwa program sebelumnya pun berlangsung tidak tepat sasaran.
https://1.bp.blogspot.com/-_B5sUXlbcgs/XnjnVefEhCI/AAAAAAAAAeY/pWA6gptHu3435d3ZGWnEYlI911RjQJyJACPcBGAYYCw/s400/Awalil%2BRizky.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-_B5sUXlbcgs/XnjnVefEhCI/AAAAAAAAAeY/pWA6gptHu3435d3ZGWnEYlI911RjQJyJACPcBGAYYCw/s72-c/Awalil%2BRizky.jpg
Kandank Warak
https://www.kandankwarak.com/2020/05/kekacauan-data-perlindungan-sosial.html
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/2020/05/kekacauan-data-perlindungan-sosial.html
true
1305108734588655101
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy