--> Tirakat Sang Raja | Kandank Warak

Tirakat Sang Raja

Sebagai seorang Raja, saya harus melindungi rakyat. Maka ketika ada pageblug, saya terus menjalani tirakat lahir batin. Tirakat lahir, saya tak gampang menghukum orang, biar anak buah saya saja yang menghukum.

Edhie Prayitno Ige

Oleh: Edhie Prayitno Ige



KANDANK WARAK - Kelelahan membersihkan rumah, saya tertidur di pinggir kolam. Anggrek yang mulai rontok dan ikan-ikan yang guyonan tak mampu menyandera kantuk saya. Dan terjadilah mimpi itu. Mimpi saya sebagai raja.

Sebagai seorang Raja, saya harus melindungi rakyat. Maka ketika ada pageblug, saya terus menjalani tirakat lahir batin. Tirakat lahir, saya tak gampang menghukum orang, biar anak buah saya saja yang menghukum. Tentu harus disiapkan infrastruktur legal formal bernama hukum.

Tirakat batin, saya harus mampu menepis segala sikap baik pada saya karena saat terjadi pageblug, sayalah yang dipasrahi Gusti Allah untuk melindungi. Bukan rakyat yang melindungi saya. Inilah sikap saya sebagai raja yang saya tunjukkan dalam sebuah pasamuan agung bukan paskah.

“Tuan, atas nama perlindungan masyarakat, sebaiknya janganlah membiarkan masyarakat berkumpul. Pageblug ini jelas penularannya. Ini adalah pageblug kebencian, penularannya mulai dari mulut ke mulut, dari tangan ke tangan,” kata salah satu Tumenggung.

Demi mendengar masukan ini, maka senopati bhayangkara segera memaklumatkan adanya jam malam dan larangan berkumpul. Yang mantu harus dibubarkan, salat, misa, sembahyang di pura dan lain-lain harus dibubarkan. Yang ketahuan nglayap malam-malam tangkap dan dipenjarakan.

“Wah penjara kita sudah penuh. Isinya maling-maling duit negara,” kata salah satu Adipati menanggapi.

“Kalau gitu lepaskan mereka. Kalau mereka yang tertular dan modar, kita bisa ngomong itu sengaja kita lakukan, karena itu adalah hukuman mati yang kita terapkan dengan melibatkan Gusti Allah. Jadi membunuhnya itu syar’i,” Senopati Bhayangkara menanggapi.

Maka terjadilah apa yang mestinya terjadi, sesuai dengan rapat itu.

Namun ketika pageblug ini tak kunjung mereda, maka saya kemudian manekung. Saya mencoba menyelami apa yang dimaui Gusti Allah. Langkah apapun akan saya lakukan. Hingga saya mendapatkan wangsit.

“Besok, kumpulkan kusir-kusir andong ke istana. Saya akan membagikan beras, minyak goreng dan sejenisnya,” demikian sabda saya.

“Tapi itu melanggar aturan,” senopati Bhayangkara membantah.

“Ini perintah titik. Sabda pandhita ratu, tan kena wola wali. Sepisan ngomong rata wong sak negara,” saya ngeyel.

Hari itu tiba. Anehnya kusir-kusir dokar yang saya kumpulkan ini sudah berubah. Mengenakan jaket hijau dan berkerumun di istana.

“Jangan dilihat ini kerumunan. Ini adalah salah satu syarat agar pageblug kita segera berakhir. Sekali lagi, yang boleh mengumpulkan rakyat dengan jumlah banyak dan berkerumun itu hanya raja. Karena raja sudah mendapat wahyu. Kalian para kawula, sebaiknya tenang saja biar rajamu yang bekerja,” demikian saya mulai berpidato.

Semua sibuk. Saya dikecam habis-habisan. Tapi saya tenang. Hingga ketenangan itu terusik bau tela bakar. Maka, saya terbangun dari mimpi menyeramkan ini. Rupanya Mamad menjalani apa yang saya ajarkan, nyolong tela sak cukupe, bakar tengah malam di gardu.

Hanya tela yang sanggup menghentikan saya menjadi raja.
Nama

agus munif,2,ajaran sunan kalijaga,1,aktual,80,alfin hidayat,4,alissa wahid,1,amerika,1,ananta damarjati,1,anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn),1,anies baswedan,4,anthony budiawan,1,antik,1,awalil rizky,5,barisan nusantara,3,batik,1,beta wijaya,2,biografi,3,brandal lokajaya,2,budaya,6,budaya semarang,1,budayawan semarang,1,buku,2,buku ekonomi,1,buku gratis,2,buku sosiologi,1,buya hamka,1,cak nun,2,cengengesan,3,cerpen,2,chairil anwar,1,cheng ho,2,china,1,cuci tangan,1,dangdut koplo,1,demokrasi,1,djawahir muhammad,2,ebook gratis,2,edhie prayitno ige,4,eko tunas,11,ekonomi,5,ekonomi syariah,1,ensiklopedia,3,estetika,1,fundamental ekonomi,1,Galileo Galilei,1,gambang syafaat,1,gentong,1,germas berkat,1,gonam aqiqah,1,guru online erlangga,1,gusdurian,1,gusdurian peduli,1,hafidz,1,Hans Lippershey,1,hate speech,1,herman sinung janutama,1,hersubeno arief,3,idul fitri,1,iktikaf di masjid,1,islam nusantara,1,isra miraj nabi muhammad,1,jahe,1,jakarta,2,jokowi,2,kabar kami,7,kandank warak,1,kapitalisme,1,kelenteng sam po kong,1,ken arok,1,kentongan,1,keris,1,keris empu gandring,1,kesehatan,1,ketua rt,1,kh hasyim asyari,1,khazanah,12,kisah,1,kolom,41,komisi pemberantasn korupsi,1,kongkow,15,kontes guru online,1,koperasi,1,korupsi,1,krisis ekonomi,2,krisis masker,1,krl commuter line,1,lifestyle,1,lockdown,2,luhut binsar panjaitan,1,lukman wibowo,4,lukni an nairi,5,makrifat,1,malam nisfu syaban,2,manuskrip tuhan,1,martin suryajaya,1,masker,1,maulid al barzanji,1,mbohlah,1,mh rahmat,2,mohammad hatta,1,mudik,2,nabi sulaiman,1,najwa shihab,1,nelson mandela,1,new normal,1,ngaji,7,ngesti pandawa,1,nikmat yang kamu dustakan,1,ninik ambarwati,1,nuzulul quran,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,orde baru,1,pandawa,1,partai komunis indonesia,1,pasar johar,1,pcnu kota semarang,1,pelukis,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,penerbit erlangga,1,pengurus rt,1,pepatah jawa,1,pertumbuhan ekonomi 5 persen,1,politik,5,pondok pesantren,2,profil,1,puasa,2,publikasi,2,puisi,6,puisi idul fitri,1,puisi puasa,1,punakawan,1,raden saleh,1,ramadan,3,reformasi,1,rung guru,1,santet,1,santri,1,sastra,8,sastra semarang,1,semut,1,sinkretisme agama,1,slamet unggul,1,social distancing,1,sosialisme,1,sosiologi,1,sunan kalijaga,4,sus s hardjono,1,syahrul efendi dasopang,1,syarief bustaman,1,syekh siti jenar,1,tafsir,1,tasawuf,1,teleskop,1,togel semarang,1,toko buku online,1,toko online,1,tony rosyid,3,umbu landu,1,usaha mikro kecil menengah (umkm),1,virus corona,15,wardjito soeharso,1,warung angkringan,1,watak orang semarang,1,work from home,1,yahudi,1,yusdi usman,2,
ltr
item
Kandank Warak: Tirakat Sang Raja
Tirakat Sang Raja
Sebagai seorang Raja, saya harus melindungi rakyat. Maka ketika ada pageblug, saya terus menjalani tirakat lahir batin. Tirakat lahir, saya tak gampang menghukum orang, biar anak buah saya saja yang menghukum.
https://1.bp.blogspot.com/-MeyiJd8ieq8/XnjnlsZLJcI/AAAAAAAAAeU/djDrHKUztWEQw-4YHfGeo9A_4yfbfxRzwCPcBGAYYCw/s400/Edhie%2BPrayitno%2BIge.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-MeyiJd8ieq8/XnjnlsZLJcI/AAAAAAAAAeU/djDrHKUztWEQw-4YHfGeo9A_4yfbfxRzwCPcBGAYYCw/s72-c/Edhie%2BPrayitno%2BIge.jpg
Kandank Warak
https://www.kandankwarak.com/2020/04/tirakat-sang-raja.html
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/2020/04/tirakat-sang-raja.html
true
1305108734588655101
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy