--> Multazam di Burj Khalifa, Cinta Suci Cah Santri | Kandank Warak

Multazam di Burj Khalifa, Cinta Suci Cah Santri

Bahtiar Adi merupakan salah satu dari santri Pondok Pesantren Abdurrahman bin Auf. Dia juga merupakan mahasiswa Universitas Negeri Jember (UNEJ) jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan angkatan tahun 2014.


Oleh: Bayu Aji



Subuh hari di tanah Jember, mulai membangukan aktivitas yang dari segala aspek kehidupan di Jember. Tak luput santri Pondok Pesantren Abdurrahman bin Auf  di Jurang Jambu. Kesibukan dan keistiqomahan santri sangat kental sekali, terlebih ciri khas Pondok Pesantren Abdurrahman bin Auf  bakda subuh yaitu membaca Asmaul Husna dan doa pagi yang diijaazahkan oleh Abah Abdullah Rais, pendiri Pondok Pesantren Abdurrahman bin Auf.

Bahtiar Adi merupakan salah satu dari santri Pondok Pesantren Abdurrahman bin Auf.  Dia juga merupakan mahasiswa Universitas Negeri Jember (UNEJ) jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan angkatan tahun 2014. Dinamika kehidupan mahasiswa yang dibalut dengan kesantrian menjadikan masa muda Bahtiar Adi sangatlah berbeda dari temannya yang berada di kampus,  begitupula yang dirasakan teman seperjuangan Bahtiar di Pondok Pesantren Abdurrahman bin Auf.

Semester I adalah semester yang sangat disukai oleh Bahtiar, karena di semester tersebut ada waktu jeda dari pukul 10.00 hingga 14.00 , dan itu dimanfaatkan Bahtiar untuk menyetorkan bacaan Tartil Al-Qur’an kepada Ustadz Azzhar. Dia benar-benar memanfaatkan kesempatan itu karena hanya bakda Dhuhurlah waktu setor tartil Al-Qur’an dilakukan. Bila jam belum menunjukkan pukul 13.45 dan Bahtiar sudah menyetorkan bacaan Al-Qur’annya, Bahtiar berselancar ria ditemani dengan laptop Lenovonya, memang salah satu fasilitas yang disediakan untuk santri di  Abdurrahman bin Auf adalah Wifi supaya santri tambah betah di pondok dan mudah dalam mengakses informasi kuliahnya.

Malam hari adalah waktu istimewa bagi santri Abdurrahman bin Auf  untuk menyantap ilmu, mulai dari Riyadush sholihin hingga Tijan Ad-Daraari yang tersistem satu maktab (mata kitab) dalam satu malam dibagi dalam 7 hari. Waktu mengaji dimulai bakda sholat Hajat dan Witir berjamaah kurang lebih pukul 19.30 hingga pukul 22.00. 

Malam ini malam kamis, maktab yang dipelajari adalah Tijan Ad-Daraari yang diampu langsung oleh menantu Abah Abdullah Rais, Ustadz Azzharuddin Hazim Al-Hafizh. Bab yang dipelajari adalah 20 sifat wajib Allah SWT tentang Maha Melihat dan Maha Mendengar. Pengajian di Abdurrahman bin Auf  masih  kental Jawanya karena kitab yang digunakan kitab berhurufkan jawa pegon dan bahasa pengantarnya menggunakan Bahsa Jawa.

“Lan prentah ing Allah Ta’ala Haq, samii’an kaunuhu alam, wontenipun Gusti Allah krung lan bashiiran, ngarsane Gusti Allah kang mirsa. Lawan soko sifat loro iku alam kaunuhu ashoma, wontenipun Gusti Allah punika budheg lan kaunuhu a’ma utawa wuta,” kata Ustadz Azhar membacakan inti kitab Tijan Ad-Daraari .

“Kang, gusti Allah itu ya Mirsani ya Krungu, sebagai hambanya janganlah gundah ketika doa kita tidak dikabulkan mesti ono hikmahe.” Kata Ustadz Azzhar yang berusaha tidak menggurui akan tetapi berusaha ilmu yang dimiliki dapat tersampaikan.


“Seperti yang pernah diceritakan Abah, bahwa ketika haji itu banyak yang berdoa didepan ka’bah pas ngarep Multazam disitu doa pasti terkabulkan, tapi ingat, Allahulaailaahaillahuwal hayyul qayyuum, gusti Allah namung setunggal mboten wonten pengeran ingkang wajib disembah kejaba Gusti Allah, lan Gusti Allah mboten sare. Dadi dimanapun berada kalian tetap yakin berdoa kepada Gusti Allah, lan tetep eling Gusti Allah mesti Mirsani lan Krungu. Asline Multazam Allah tersebar dimanapun dan kapanpun tinggal kita sebagai hambaNya yang harus yakin dan peka” nasehat Ustadz Azzhar kepada santri.

Pikiran Bahtiar terhentak mendengar nasehat dari Ustadz Azzhar dan mampu mematahkan kesangsian Bahtiat dalam menggapai mimpi. Berangkat dari apa yang dikatakan Ustadz Azzhar, Bahtiar semakin semangat untuk meraih cita-citanya yang telah tertulis di buku Jurnal Syukurnya.

Malam hari setelah mengaji Bahtiar membaca surat Al-Mulk setelah itu dia membuka buku jurnal syukurnya untuk menuliskan rasa syukurnya dalam waktu 24 jam yang telah ia lewati. Bahtiar menyempatkan  membaca 100 cita-cita yang pernah ia tulis, satu per satu cita-cita itu dibaca dan sampailah cita-citanya yang ke-26 yaitu dapat kuliah diluar negeri. Ada dua negeri yang ingin ia tapaki yaitu negeri Brunei Darussalam dan Uni Emirate Arab tepatnya di Kota Dubai.

Melihat Lenovonya menganggur, Bahtiar langsung cepat membuka internet searching informasi tentang universitas di Brunei Darussalam dan Dubai. Sembari mencari informasi Bahtiar membuka Facebook untuk mengupdate kabar teman-temannya. Senang sekali Bahtiar melihat teman-temannya mengupload kampus baru mereka diawal masa masa kuliah dan adapula yang mengupload foto pernikahan dari temannya atau temennya temannya Bahtiar. Tidak hanya itu, Bahtiar juga sempat kaget pesan selamat ulang tahun yang Bahtiar kirim ke Alya Azizah dibalas oleh Alya Azizah juga.

Alya Azizah adalah sahabat dekatnya Zaila Islami ketika SMP dan sahabat ketika di Pondok Pesantren Al-‘Asyr As-Salamah Kendal. Mereka terpisah ketika menginjak SMA, Alya Azizah melanjutkan kesantriannya di Pondok Pesantren Makkatul Mukarromah (PMM) Sumedang. Zaila Islami juga melanjutkan kesantriannya di Pondok Pesantren Modern Maulana Malik Ibrahim Surakarta, pondok pesantren dimana Bahtiar menghabiskan masa SMAnya dan Zailapun sempat menjadi teman sekelas Bahtiar ketika di penghujung SMA.

Persahabatan Bahtiar dan Zaila semakin kuat ketika menginjak kelas 12 meskipun sebelumnya mereka pernah menjabat menjadi pengurus OSIS di SMA Maulana Malik Ibrahim (MMI) bersama. Dari Zailalah Bahtiar tahu Alya Azizah meskipun hanya tahu sebatas nama. Sayangnya, kini Zaila dan Bahtiar terpisah jauh ketika SNMPTN mementukan jawabannya, Bahtiar di terima di UNEJ dan Zaila diterima di Universitas Diponegoro (UNDIP) jurusan Kedokteran Umum. Meskipun begitu, silaturahmi mereka tetap terajut hangat.

Berbeda dengan keadaan Alya Azizah, Kini Alya harus setahun mengabdi dahulu selama setahun di PMM setelah lulus dari SMA karena itu adalah salah satu syarat untuk mendapatkan ijazah kesantrian baik dalam bentuk sertifikat maupun doa dari Nyai.

“Syukran jazakumullah semoga begitu juga denganmu,” tulis Alya di pesan. Bahtiar sontak gembira.

“Aamiin, kamu temannya Zaila ya?” Jawab Bahtiar sekaligus membuka percakapan.

Tapi sayangnya Alya tidak membalas. “Mungkin Alya tidak diperkenankan menggunakan handphone ketika di pondok,” gumam suara hati Bahtiar mencoba mengoptimiskan keadaan.

Bahtiarpun kembali mencari informasi universitas di Brunei dan Dubai. Bahtiar mendapatkan informasi beasiswa undergraduate (S1) Kementrian Luar Negeri Brunei Darussalam penempatan di Universiti Brunei Darussalam (UBD) Fakultas Social-Ekonomic dan Fakultas Enggrineering akan tetapi waktu pendaftaran yang mepet tidak bisa terkejar oleh Bahtiar terlebih syarat TOEFL lebih dari >500. 

Bahtiar hampir putus asa, akan tetapi tiba-tiba muncul suggest word di Google Search kata Amity University Dubai. Bahtiar mencoba menbuka informasi satu persatu, dan dia menemukan lowongan beasiswa undergraduate dari Amity Foundation yang penutupannya masih 4 bulan lagi. Dia mencoba  mengisi formulir pendaftaran dan mencari informasi jadwal dan tes TOEFL terdekat dan tempatnya yang tidak jauh dari pusat kota Jember.

Dua bulan dia fokus mengurusi lamaran kuliah di Amity University Dubai, dia sangat antusias sekali karena dia ingin mewujudkan impiannya yang ke 26.

Tiga bulan menunggu hasil dari Amity University, Bahtiar kembali melaksanakan kegiatan sebagai santri dan mahasiswa. Disela-sela kekosongan kegiatan pondok, Bahtiar mencoba menginbox facebook Alya kembali.

“Assalamualaikum,” tulis Bahtiar singkat

Tiba-tiba kotak nama facebook Alya muncul titik hijau

“Waalaikumsalam, kamu siapa?” tulis Alya singkat kepada orang yang belum ia kenal.

“Saya Bahtiar, temennya Zaila, kenal Zaila kan?” balas Bahtiar

“Zaila? itu close friendku, kamu teman dekatnya Zaila ya?” tulis Alya

Percakapanpun mulai lebih banyak, ternyata Alya sedang berlibur dan dugaan Bahtiar  bahwa Alya tidak boleh menggunakan ponsel itu benar.  Akhirnya mereka saling bertukar Pin BBM agar percakapannya lebih bamyak lagi.

Seminggu berlalu Bahtiar dan Alya sering chat-chatan, hal yang dibicarakanpun pastilah membagi-bagi ilmu yang didapat dipondok masing-masing. Karena ada beberapa mata kitab yang sama diajarkan seperti Nasihatul ‘Ibad, Tijan Ad-Daraari, Tafsir Jalalain dan Nahwu Wadhih Lil Ibtidai.

Dalam percakapan, mereka saling bercerita tentang kisah awal kehidupan setelah SMA. Bahtiarpun sekarang tahu dan mengerti penyebabnya Alya yang ingin fokus mengabdi pada pondok selama setahun. Alyapun juga tahu mengenai kisah perjuangan seorang santri yang merangkap menjadi mahasiswa. Satu hal yang membuat Bahtiar senang, Alya sekarang diperkenankan menggunakan ponsel oleh Nyainya ketika mengabdi.

Besok adalah pengumuman penerimaan mahasiswa baru Amity University Dubai. Malamnya Bahtiar tidak bisa tidur, Alyapun juga belum merasa mengantuk karena tadi habis selesai acara khataman Al-Qur’an bil ghaib. Bahtiar mecoba mengePing!!! Alya, dan Alya langsung menjawabnya. Entah karena pembicaraan apa, Bahtiar dan Alya saling bertanya tentang rencana 5 tahun kedepan.

“kalo rencana 5 tahunmu apa Ad?” tulis Alya lugas.

“kalo saya ingin melanjutkan kuliah diluar negeri Al, kalo enggak Brunei ya Dubai,” jawab  Bahtiar.

“Amiin, semoga dikabulkan”, tulis Alya mengaminkan doa Bahtiar.

“Aaminn, kalo kamu Al?” balas Bahtiar.

“Emm.. apa ya, kalo aku sih ingin membuat Taman Pendidikan Al-Quran bareng adik-adikku, meski kecil kecilan, bisa nularin ilmu hafalannya Ad,” jawab Alya.

“Aamiin, wah seperti salah satu impian namanya Dinar Ar-Rasyid Foundation.” tulis Bahtiar dengan niatan semoga Alya melontarkan pertanyaan buat Bahtiar.

“Apa itu Dinar Ar-Rasyid Foundation Ad?” Tanya Alya

“Adalah, coba kamu buka websiteku yang pernah kamu like,” jawab Bahtiar.

Hampir setengah jam Alya tidak membalas, malam sudah larut, Bahtiar mencoba mengeping Alya dan menambahkan pembicaraan.

“ PING!!!”

“Bagaimana, sudah tahukah?” Tambah Bahtiar dalam percakapan

To be continued..
Nama

agus munif,2,ajaran sunan kalijaga,1,aktual,79,alfin hidayat,4,alissa wahid,1,amerika,1,ananta damarjati,1,anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn),1,anies baswedan,4,anthony budiawan,1,antik,1,awalil rizky,5,barisan nusantara,3,batik,1,beta wijaya,2,biografi,3,brandal lokajaya,2,budaya,6,budaya semarang,1,budayawan semarang,1,buku,2,buku ekonomi,1,buku gratis,2,buku sosiologi,1,buya hamka,1,cak nun,2,cengengesan,3,cerpen,2,chairil anwar,1,cheng ho,2,china,1,cuci tangan,1,dangdut koplo,1,demokrasi,1,djawahir muhammad,2,ebook gratis,2,edhie prayitno ige,4,eko tunas,11,ekonomi,5,ekonomi syariah,1,ensiklopedia,3,estetika,1,fundamental ekonomi,1,Galileo Galilei,1,gambang syafaat,1,gentong,1,germas berkat,1,gonam aqiqah,1,guru online erlangga,1,gusdurian,1,gusdurian peduli,1,hafidz,1,Hans Lippershey,1,hate speech,1,herman sinung janutama,1,hersubeno arief,3,idul fitri,1,iktikaf di masjid,1,islam nusantara,1,isra miraj nabi muhammad,1,jahe,1,jakarta,2,jokowi,2,kabar kami,7,kandank warak,1,kapitalisme,1,kelenteng sam po kong,1,ken arok,1,kentongan,1,keris,1,keris empu gandring,1,kesehatan,1,ketua rt,1,kh hasyim asyari,1,khazanah,12,kisah,1,kolom,41,komisi pemberantasn korupsi,1,kongkow,15,kontes guru online,1,koperasi,1,korupsi,1,krisis ekonomi,2,krisis masker,1,krl commuter line,1,lifestyle,1,lockdown,2,luhut binsar panjaitan,1,lukman wibowo,4,lukni an nairi,5,makrifat,1,malam nisfu syaban,2,manuskrip tuhan,1,martin suryajaya,1,masker,1,maulid al barzanji,1,mbohlah,1,mh rahmat,2,mohammad hatta,1,mudik,2,nabi sulaiman,1,najwa shihab,1,nelson mandela,1,new normal,1,ngaji,7,ngesti pandawa,1,nikmat yang kamu dustakan,1,ninik ambarwati,1,nuzulul quran,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,orde baru,1,pandawa,1,partai komunis indonesia,1,pasar johar,1,pcnu kota semarang,1,pelukis,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,penerbit erlangga,1,pengurus rt,1,pepatah jawa,1,pertumbuhan ekonomi 5 persen,1,politik,5,pondok pesantren,2,profil,1,puasa,2,publikasi,2,puisi,6,puisi idul fitri,1,puisi puasa,1,punakawan,1,raden saleh,1,ramadan,3,reformasi,1,rung guru,1,santet,1,santri,1,sastra,8,sastra semarang,1,semut,1,sinkretisme agama,1,slamet unggul,1,social distancing,1,sosialisme,1,sosiologi,1,sunan kalijaga,4,sus s hardjono,1,syahrul efendi dasopang,1,syarief bustaman,1,syekh siti jenar,1,tafsir,1,tasawuf,1,teleskop,1,togel semarang,1,toko buku online,1,toko online,1,tony rosyid,3,umbu landu,1,usaha mikro kecil menengah (umkm),1,virus corona,15,wardjito soeharso,1,warung angkringan,1,watak orang semarang,1,work from home,1,yahudi,1,yusdi usman,2,
ltr
item
Kandank Warak: Multazam di Burj Khalifa, Cinta Suci Cah Santri
Multazam di Burj Khalifa, Cinta Suci Cah Santri
Bahtiar Adi merupakan salah satu dari santri Pondok Pesantren Abdurrahman bin Auf. Dia juga merupakan mahasiswa Universitas Negeri Jember (UNEJ) jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan angkatan tahun 2014.
https://1.bp.blogspot.com/-lLWrawelcog/XpHvyBQXygI/AAAAAAAAAhw/lmLqUu5kG8s6lxB8I6slBe_4SyzaC6fdACLcBGAsYHQ/s400/Kisah%2Bcinta%2Bsantri.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-lLWrawelcog/XpHvyBQXygI/AAAAAAAAAhw/lmLqUu5kG8s6lxB8I6slBe_4SyzaC6fdACLcBGAsYHQ/s72-c/Kisah%2Bcinta%2Bsantri.jpg
Kandank Warak
https://www.kandankwarak.com/2020/04/multazam-di-burj-khalifa-cinta-suci.html
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/2020/04/multazam-di-burj-khalifa-cinta-suci.html
true
1305108734588655101
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy