--> Kapitalisme Dibunuh Korona atau Bunuhdiri | Kandank Warak

Kapitalisme Dibunuh Korona atau Bunuhdiri

Dua virus yang dimaksud ialah kapitalisme dan sosialisme. Kemudian pada bagian penting tulisannya, dia membuat kemungkinan adanya empat penunggang kuda hari kiamat, yakni: de-industrialisasi, de-finansilisasi, diskoneksi fisik, pelokalan global.

Eko Tunas

Oleh: Eko Tunas
(Budayawan dan Seniman serba bisa tinggal di Semarang)



KANDANK WARAK - Filsuf muda asal Semarang Martin Suryajaya menulis cukup menarik tentang Korona. "Membayangkan Ekonomi Dunia Setelah Korona", judul tulisannya, perlu diberi sub judul 'Cerita Tentang Dua Virus'.

Dua virus yang dimaksud ialah kapitalisme dan sosialisme. Kemudian pada bagian penting tulisannya, dia membuat kemungkinan adanya empat penunggang kuda hari kiamat, yakni: de-industrialisasi, de-finansilisasi, diskoneksi fisik, pelokalan global.

Tanpa mengutip beberan empat penunggang kuda, tulisan Martin mau mengatakan simpel. Bahwa, virus korona atau COVID-19 telah merubah kahar dunia. Ya, virus yang merebak awal di pasar ikan Huanan Wuhan, telah melakukan pembunuhan terhadap kapitalisme.

Martin benar berasumsi, COVID-19 telah membuat kiamat besar terhadap kapitalisme. Antaralain dengan dia membandingkan dengan kiamat 'biasa' saat merebaknya Black Plague 1338-1351 yang pandeminya merenggut 30% populasi manusia di tiap titik wabah itu berjangkit.

Meloncat sesudah itu, kita catat nama-nama virus perenggut prosentase populasi dunia. Khusus di era kejayaan kapitalisme. 2003 Sars 10%, 2009 flu babi 4,5%, 2014 Ebola 25%. Kemudian di 2018 Bill Gates meramal, sesudah Ebola akan datang virus baru yang memakan korban tidak pandang bulu.

Bagi Bill kekejaman virus melebihi perang nuklir sekali pun, bahkan tidak ada milisi yang mampu membarikade walau secara block down. Terbukti di 2020 di hari ke 78 COVID-19 telah membunuh 2% populasi manusia sedunia.

Setelah Bill apakah prediksi Yuval Noah Herari benar adanya. Bahwa era genetika-chips-teknologi pasca virus adalah era, "awal sebelum akhir". Yakni era Homo Sepiens menuju Homo Deus. Setelah pesta kebersamaan, manusia akan hidup personae mengurung diri dan lebih percaya kepada Tuhan baru bernama 'data raya'.

Baiklah, sila para peramal bermain imajinasi sampai ke tingkat ilusi-delusi. Saya juga bisa bermain berdasar data. Dalam hal ini saya mau mendasarkan diri pada hadist Nabi: serahkan segala sesuatu kepada ahlinya, kalau tidak tunggu saat kehancurannya. Plus memo Karl Marx: kapitalisme akan menggali kubur sendiri.

Dari beberapa data, ada sumber menarik, seorang master kesehatan lulusan Undip Semarang, Muslimin. Dalam satu wawancara dia mengatakan, bahwa virus COVID-19 sebenarnya virus biasa yang tidak terlalu membahayakan. Hanya penyebarannya yang cepat dan masif perlu diantisipasi.

Ada tiga golongan yang rentan: orang lanjut usia, balita, penderita penyakit kronis. Selebihnya kalau kita sehat dan mampu bersih dan jaga jarak, seperti pada umumnya supaya tidak tertular flu, akan baik-baik saja. "Corona itu jenis virus paling lemah," tutur sang master, "cukup dengan cuci tangan pakai sabun mati dia. Yang penting jangan sampai masuk rongga pernapasan, itu rumah idealnya, lembab dan gelap."

Jadi bagi saya kapitalisme bukan mati oleh corona. Tapi karena inverioritas pelakunya yang terdidik kapitalisme terlalu mendramatisir. Bahkan mereka seperti mengalami ilusi-delusi massal. Ya kalau itu dialami satu-dua orang biasa pelebay. Bagaimana kalau itu dirasakan pemimpin, akan bagaimana jadinya. Betapa banyak negara akan hancur oleh mahluk kecil lemah yang bahkan tidak kasat mata.

Penyakit personae-individual itulah yang membuat mereka mengalami trans lalu melakukan 'bunuh diri' secara liberal. Sebagian bahkan sungguh menjadikannya panggung politik, sebagai permainan ala Joker di tengah wabah, dengan trik-trik ketakutan dan kecemasan.

Baik, saya mau menarik dua kemungkinan pembenaran. Pertama dari Martin Suryajaya. Bahwa, simpul dia, kalau COVID-19 membuat kiamat kapitalisme, dan kalau kita memang sudah kapitalis, maka suka atau tidak suka kita mesti kembali ke sosialisme, mulai belajar menjadi manusia sosialis, sebelum kita memilih barbarian.

Kedua, Yuval Noah Herari, benarkah kita sedang bergerak dari Homo Sepiens ke Homo Deus. Kita mulai hidup sendiri di rumah masing-masing sambil meyakini data teknologi.

Sayangnya, sebagian besar dari kita, masih menyikapi virus secara klenik ala tahayulisme.



Video pilihan:


Nama

agus munif,2,ajaran sunan kalijaga,1,aktual,79,alfin hidayat,4,alissa wahid,1,amerika,1,ananta damarjati,1,anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn),1,anies baswedan,4,anthony budiawan,1,antik,1,awalil rizky,5,barisan nusantara,3,batik,1,beta wijaya,2,biografi,3,brandal lokajaya,2,budaya,6,budaya semarang,1,budayawan semarang,1,buku,2,buku ekonomi,1,buku gratis,2,buku sosiologi,1,buya hamka,1,cak nun,2,cengengesan,3,cerpen,2,chairil anwar,1,cheng ho,2,china,1,cuci tangan,1,dangdut koplo,1,demokrasi,1,djawahir muhammad,2,ebook gratis,2,edhie prayitno ige,4,eko tunas,11,ekonomi,5,ekonomi syariah,1,ensiklopedia,3,estetika,1,fundamental ekonomi,1,Galileo Galilei,1,gambang syafaat,1,gentong,1,germas berkat,1,gonam aqiqah,1,guru online erlangga,1,gusdurian,1,gusdurian peduli,1,hafidz,1,Hans Lippershey,1,hate speech,1,herman sinung janutama,1,hersubeno arief,3,idul fitri,1,iktikaf di masjid,1,islam nusantara,1,isra miraj nabi muhammad,1,jahe,1,jakarta,2,jokowi,2,kabar kami,7,kandank warak,1,kapitalisme,1,kelenteng sam po kong,1,ken arok,1,kentongan,1,keris,1,keris empu gandring,1,kesehatan,1,ketua rt,1,kh hasyim asyari,1,khazanah,12,kisah,1,kolom,41,komisi pemberantasn korupsi,1,kongkow,15,kontes guru online,1,koperasi,1,korupsi,1,krisis ekonomi,2,krisis masker,1,krl commuter line,1,lifestyle,1,lockdown,2,luhut binsar panjaitan,1,lukman wibowo,4,lukni an nairi,5,makrifat,1,malam nisfu syaban,2,manuskrip tuhan,1,martin suryajaya,1,masker,1,maulid al barzanji,1,mbohlah,1,mh rahmat,2,mohammad hatta,1,mudik,2,nabi sulaiman,1,najwa shihab,1,nelson mandela,1,new normal,1,ngaji,7,ngesti pandawa,1,nikmat yang kamu dustakan,1,ninik ambarwati,1,nuzulul quran,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,orde baru,1,pandawa,1,partai komunis indonesia,1,pasar johar,1,pcnu kota semarang,1,pelukis,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,penerbit erlangga,1,pengurus rt,1,pepatah jawa,1,pertumbuhan ekonomi 5 persen,1,politik,5,pondok pesantren,2,profil,1,puasa,2,publikasi,2,puisi,6,puisi idul fitri,1,puisi puasa,1,punakawan,1,raden saleh,1,ramadan,3,reformasi,1,rung guru,1,santet,1,santri,1,sastra,8,sastra semarang,1,semut,1,sinkretisme agama,1,slamet unggul,1,social distancing,1,sosialisme,1,sosiologi,1,sunan kalijaga,4,sus s hardjono,1,syahrul efendi dasopang,1,syarief bustaman,1,syekh siti jenar,1,tafsir,1,tasawuf,1,teleskop,1,togel semarang,1,toko buku online,1,toko online,1,tony rosyid,3,umbu landu,1,usaha mikro kecil menengah (umkm),1,virus corona,15,wardjito soeharso,1,warung angkringan,1,watak orang semarang,1,work from home,1,yahudi,1,yusdi usman,2,
ltr
item
Kandank Warak: Kapitalisme Dibunuh Korona atau Bunuhdiri
Kapitalisme Dibunuh Korona atau Bunuhdiri
Dua virus yang dimaksud ialah kapitalisme dan sosialisme. Kemudian pada bagian penting tulisannya, dia membuat kemungkinan adanya empat penunggang kuda hari kiamat, yakni: de-industrialisasi, de-finansilisasi, diskoneksi fisik, pelokalan global.
https://1.bp.blogspot.com/-JCOqxAuGik0/Xnj0_P2lFFI/AAAAAAAAAe0/zMNXyc0FBUYXsN1Co_DghfDCkg0ObabjgCPcBGAYYCw/s400/Eko%2BTunas.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-JCOqxAuGik0/Xnj0_P2lFFI/AAAAAAAAAe0/zMNXyc0FBUYXsN1Co_DghfDCkg0ObabjgCPcBGAYYCw/s72-c/Eko%2BTunas.jpg
Kandank Warak
https://www.kandankwarak.com/2020/04/kapitalisme-dibunuh-korona.html
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/
https://www.kandankwarak.com/2020/04/kapitalisme-dibunuh-korona.html
true
1305108734588655101
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy